Assistance in the Production of Healthy Drink Krokotea Halal and Thayyiban for SMEs in Panakukkang District, Makassar

  • Nur Azizah R
  • Rahmawati
  • Lastri Wiyani
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Krokot (Portulaca oleraceae) yang dikenal sebagai tanaman liar oleh masyarakat dapat dibuat menjadi minuman kekinian untuk memelihara KesehatanPurslane (Portulaca oleraceae). Rizqi dan tim membuktikan bahwa tanman ini memiliki efek antiobesitas, antirheumatoid artritis, antioksidan, dan imunomodulator. Di Kota makassar belum ada diversifikasi produk dari tanaman krokot menjadi teh. Hal ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha khususnya UMKM yang bergerak dibidang jual beli minuman. Survey lapangan menemukan ada 2 UMKM yang menjual minuman herbal di Kecamatan Panakukkang. Namun yang masih beroperasi hingga saat ini hanya 1 UMKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam memproduksi minuman sehat berbahan dasar Krokot (Portulaca oleraceae) yang memiliki jaminan mutu halal pada UMKM “The Pure Coffee”. Metode yang digunakan pada program pendampingan ini adalah menggunakan service learning. Hasil pendampingan ini menunjukkan bahwa UMKM The Pure Coffee menjadi ikon penjual produk Krokotea pertama di Kecamatan Panakukkang. Adanya akun digital marketplace  membuat perubahan dalam sistem penjualan. Adanya branding Halal menambah nilai jual produk UMKM

Cite

CITATION STYLE

APA

Nur Azizah, R., Rahmawati, Lastri Wiyani, Rian Iryansyah, & Muh.Alif Noor Fauzan. (2023). Assistance in the Production of Healthy Drink Krokotea Halal and Thayyiban for SMEs in Panakukkang District, Makassar. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 166–173. https://doi.org/10.29062/engagement.v7i1.1316

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free