Abstract
Gereja merupakan tempat bersekutu umat kristiani untuk beribadah kepada Tuhan. Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda sendiri memiliki nilai-nilai yang diambil dari keutamaan Maria sebagai perawan tak bernoda, yaitu mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan, keteduhan, dan kedamaian. Oleh karena itu, perancangan interior Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda akan mengambil nilai-nilai tersebut untuk diterjemahkan ke dalam konsep perancangan interiornya. Melalui metode perancangan yang didasari pada penelusuran data termasuk identifikasi masalah desainnya serta dilanjutkan dengan analisis dan sintesis desain, perancangan interior ini ditujukan untuk menghadirkan suasana kekeluargaan yang akan mengayomi setiap jamaat yang hadir. Perancangan spasial mengacu pada prosesi keagamaan yang merupakan kegiatan utama pada gereja, sehingga nilai-nilai kekeluargaan, keteduhan dan kedamaian merupakan pendukung dari suasana gereja sebagai tempat ibadah yang sakral dan khusyuk. Kekuatan suasana ruang interior akan mempengaruhi psikologi pengguna ruang sehingga muncul keterikatan umat dengan gereja. Rasa khusyuk dalam ruang ibadah dibutuhkan untuk memberikan suasana sakral dan suci sehingga umat yang beribadah dapat merasakan hadirat Tuhan dekat dengan mereka. Konsep Ekaristi yang diterapkan pada desain interior Gereja Katolik Santa Maria Tak Bernoda ini menghadirkan suasana akrab kekeluargaan sebagaimana suasana yang hadir pada peristiwa perjamuan malam.
Cite
CITATION STYLE
Velika, R. C., Sumintardja, D., & Widyani, A. I. (2020). Perwujudan Ekaristi pada Interior Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang. VISUAL, 14(1). https://doi.org/10.24912/jurnal.v14i1.9054
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.