Bentuk Konstruksi Pemakaian Idiom Bahasa Sasak di Desa Korleko Selatan, Kecamantan Labuan Haji (Kajian Semantik)

  • Wijaya H
  • Zulhijjah S
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan makna makna idiom dalam masyarakat  Sasak di desa Karleko Kecamatan Labuan Haji. Data yang di peroleh peneliti antaranya idiom penuh terdiri atas27 data dan idiom sebagian terdiri atas16 data. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan memperhatikan konteks tuturan dalam berkomunikasi di masyarakat desa Korleko Kecamatan Labuan Haji. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dan wawancara tidak bersetruktur dan metode rekam. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada dua idiom yang ditemukan di desa Karleko yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. Idiom penuh sebanyak 43 data dan idiom sebagian sebanyak 33 data. Kedua idiom ini masih aktif digunakan sampai sekarang oleh masyarakat setempat, baik kalangan muda ataupun kalangan  tua. Bentuk dan makna idiom dalam masyarakat Sasak berbeda dari satu kata dan dua kata yang digabungkan. Proses penggunaan dan pembentukan makna idiom bahasa Sasak yang ada di Desa Korleko Selatan diproses secara sepontan tanpa dibuat-buat, bentuk dan makna tidak mengalami perubahan dari generasi ke generasi. Idiom bahasa sasak tetap digunakan dan dilestarikan oleh genarasi masyarakat setempat sehingga masih digunakan sampai sekarang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijaya, H., & Zulhijjah, S. (2020). Bentuk Konstruksi Pemakaian Idiom Bahasa Sasak di Desa Korleko Selatan, Kecamantan Labuan Haji (Kajian Semantik). MABASAN, 14(1), 57–76. https://doi.org/10.26499/mab.v14i1.315

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free