“JEJAK” EKOLOGI PADA NYANYIAN RAKYAT LANCANG KOCIK SUKU SAKAI DI DESA PETANI KABUPATEN BENGKALIS

  • Rangkuti L
  • Anwar K
  • Ferdinal F
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membahas “jejak” ekologi dalam Nyanyian Rakyat Lancang Kocik (NRLK) suku Sakai di Desa Petani Kabupaten Bengkalis sebagai sebuah penuturan sastra lisan. NRLK ditinjau dari aspek teks dan konteksnya memiliki persoalan-persoalan yang berkenaan dengan ekologi.  Tujuan dari kajian Artikel ini untuk menguraikan representasi alam, representasi penutur, mengungkap tanda-tanda alegori, tanda-tanda komunikasi ironis, serta melihat pesan moral dalam NRLK sehingga dihasilkan makna mendalam mengenai ekologi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi melalui teori hipersemiotika Yasraf Amir Piliang. Kajian ini menjadi sarana untuk mewujudkan kelestarian ekologi melalui sastra lisan milik suku Sakai .

Cite

CITATION STYLE

APA

Rangkuti, L. M., Anwar, K., & Ferdinal, F. (2022). “JEJAK” EKOLOGI PADA NYANYIAN RAKYAT LANCANG KOCIK SUKU SAKAI DI DESA PETANI KABUPATEN BENGKALIS. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 4(1). https://doi.org/10.25077/majis.4.1.68.2022

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free