Abstract
Latar Belakang: Prosedur pengambilan sampel darah vena dapat menimbulkan stres pada anak terutama pada anak prasekolah. Sesuai tahap perkembangan, anak prasekolah sangat rentan terhadap ancaman integritas tubuh. Faktor karakteristik anak seperti usia, jenis kelamin, pendidikan dan pendampingan orang tua, diduga dapat berhubungan dengan stres anak saat dilakukan prosedur tersebut. Stres yang dialami dapat mempengaruhi perkembangan anak jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik anak terhadap stres anak yang dilakukan prosedur pengambilan sampel darah vena. Metode: Desain penelitian menggunakan metode Cross Sectional dengan 60 anak prasekolah sebagai responden. Pengukuran stres menggunakan Children’s Fear Scale. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur anak tidak berhubungan dengan stres anak yang dilakukan prosedur pengambilan sampel darah vena, sedangkan jenis kelamin, status sekolah dan orang tua yang mendampingi berpengaruh secara signifikan (p value < 0.05). Kesimpulan: Diharapkan perawat memperhatikan karakteritik anak dalam manajemen stres pada prosedur pengambilan sampel darah vena, terutama pada anak perempuan, belum sekolah dan anak yang didampingi ayah.
Cite
CITATION STYLE
Ponidjan, T. S., & Sarimin, D. S. (2024). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES ANAK PRASEKOLAH PADA PROSEDUR PENGAMBILAN SAMPEL DARAH VENA. Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo), 9(01), 51–66. https://doi.org/10.47718/jpd.v9i01.1490
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.