Abstract
Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Balita adalah salah satu kelompok yang berisiko mengalami infeksi penyakit ini. Pengenalan karakteristik penderita malaria dapat membantu memutus rantai penularan penyakit malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik balita penderita malaria di daerah hipoendemis. Penelitian ini merupakan penelitian longitudinal dimana setiap sampel penelitian diamati selama dua bulan. Penelitian dilakukan pada masyarakat yang telah tinggal menetap di wilayah penelitian yang memiliki beberapa faktor risiko malaria. Diagnosis malaria ditentukan dengan pemeriksaan mikroskopis secara serial. Hasil penelitian terdapat balita penderita malaria dengan proporsi tertinggi adalah penderita malaria klinis. Penyebab malaria tersering adalah Plasmodium vivax. Ditemukan adanya perbedaan yang signifikan kadar hemoglobin pada balita penderita malaria dengan non-penderita malaria. Pada penelitian tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada parameter perlindungan diri dan perilaku. Diagnosis malaria pada anak di bawah lima tahun tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan gejala klinis demam dan tanda klinis anemia, tetapi harus dilakukan pemeriksaan mikroskopis secara serial.
Cite
CITATION STYLE
Siahaan, L. (2022). KARAKTERISTIK BALITA PENDERITA MALARIA DI DAERAH HIPOENDEMIS. Medika Kartika Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, (Volume 5 No 1), 1–11. https://doi.org/10.35990/mk.v5n1.p1-11
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.