Abstract
Tingkat kejahatan di dunia ini, takkan ada habisnya hingga kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua. Ada banyak tingkat kriminalitas yang terjadi di masyarakat mulai dari penipuan, perampokan, pemerkosaan bahkan sampai pada pembunuhan. Dan terkadang peluku kriminalitas berpikir dengan besarnya kejahatan yang mereka lakukan, Allah tidak akan mengampuni dosa mereka. Pada tulisan ini bertujuan memberikan pemahaman bahwa tidak ada dosa sebesar apapun yang dihadapan Allah yang tidak bisa diampuni apa bila seseorang pelaku kriminalitas bertobat dengan sungguh-sungguh dan percaya kepada Tuhan Yesusu Kristus. Belajar dari Paulus seorang penganiaya jemaat Tuhan, hingga akhirnya ia bertobat dan percaya kepadaYesus dalam perjalanannya di Damsik untuk menangkap setiap orang yang percaya. Setelah pertobatannya tersebut, ia memberikan hidup sepenuhnya hanya untuk melayani Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah bibliografi dengan mengambil setiap sumber yang ada hubunngan dengan biografi dan pertobatan Paulus dan disusun berdasarkan berdasarkan latar belakang kehidupan hingga pertobatannya. Melalui pengalaman pertobatan Paulus memberikan contoh pada pelaku kriminalitas bahwa tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni apabila mereka sungguh-sungguh bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus.
Cite
CITATION STYLE
Watulingas, F. (2021). STUDI BIOGRAFI KEHIDUPAN DAN PERTOBATAN PAULUS SEBAGAI MODEL PERTOBATAN PELAKU KRIMINALITAS SAAT INI. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 5(2), 213–225. https://doi.org/10.51730/ed.v5i2.84
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.