Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) Pada Pengelolaan Bahan Kimia di Era Revolusi Industri

  • Khanza N
  • Rully Anggrainy N
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perintah Pancasila untuk mewujudkan manusia yang beradab adalah menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan perlakuan dan martabat yang sama kepada seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali, tanpa membedakan kasta, warna kulit, agama, dan lain-lain (Lahera & Dewi, 2021). Artinya, setiap manusia memiliki kebebasan fundamental tanpa melihat latar belakang dari setiap orang tersebut. Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai pengendali perkembangan teknologi dan industri kimia di Indonesia, sehingga perkembangan teknologi industri menjadi lebih jelas, terstruktur, dan memiliki norma. Contohnya adalah menegakkan HAM dalam pengelolaan bahan kimia terkait keselamatan, kesehatan, dan menghormati hak lingkungan dalam mengelola bahan kimia dengan cara tidak merusak lingkungan dan meminimalisir dampak negatif limbah terhadap lingkungan. Hal ini disebabkan karena banyaknya warga yang protes akibat pembuangan limbah industri ke dekat permukiman warga sehingga dapat mencemari tanaman milik warga. Selain itu, pembuangan limbah industri sembarangan juga dapat menyebabkan kerugian pada beberapa makhluk hidup. Seperti sungai yang tercemar limbah akan mengakibatkan penurunan kualitas air dimana air sungai yang kotor kemudian mengalir ke laut dan mencemari seluruh biotalaut. Apabila air yang tercemar tersebut dikonsumsi oleh manusia dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti diare, tifus, hepatitis, hingga kanker.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khanza, N. I., & Rully Anggrainy, N. (2023). Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) Pada Pengelolaan Bahan Kimia di Era Revolusi Industri. Metalanguage: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(06). https://doi.org/10.56707/jmela.v6i06.137

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free