Abstract
Latar Belakang: Sejak ditetapkannya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Januari 2014, polemik tentang permasalahan BPJS Kesehatan masih sangat mendominasi, salah satunya pengembalian klaim di rumah sakit. Berdasarkan survei awal, dari 10 berkas klaim pasien radioterapi yang dikembalikan, 2 berkas tidak memiliki keterangan jadwal radioterapi, 4 berkas tidak melampirkan protokol radioterapi, dan 4 berkas lainnya tidak melampirkan jadwal maupun protokol pelayanan radioterapi.Tujuan: Mengetahui penyebab pengembalian klaim pada pasien rawat jalan kasus radioterapi di RSUD Tugurejo Semarang periode Mei-Desember tahun 2019.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara.Hasil: Dari 111 berkas klaim yang ditolak, 98,19% dikembalikan karena ketidaklengkapan berkas, yang terdiri dari tidak adanya keterangan hasil CT Scan (21,10%), tidak terdapat keterangan jadwal radioterapi (32,43%), dan tidak terdapat protokol radioterapi (45,04%), dan klaim dikembalikan karena ketidaktepatan kode (1,83%).Kesimpulan: Berkas klaim yang dikembalikan disebabkan karena ketidaklengkapan berkas dan ketidaktepatan kode.
Cite
CITATION STYLE
Agiwahyuanto, F., Setyana, S., Prasetya, J., & Anjani, S. (2022). Tinjauan Penyebab Pengembalian Klaim Rawat Jalan Kasus Radioterapi di RSUD Tugurejo Semarang Periode Mei-Desember Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(2), 119. https://doi.org/10.22146/jkesvo.72216
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.