DARI CITIZEN JOURNALISM KE JURNALIS PROFESIONAL

  • S. Harahap A
  • Iswadi I
  • Agung Harahap M
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menjadi seorang jurnalis itu mudah, asal punya kapasitas menulis, dan pendidikan. Saat ini tempat berlatih, dan menjukkan diri mampu menjadi jurnalis bisa melalui media daring. Publikasi tulisan yang terkait dengan jurnalistik kini tak lagi sepenuhnya dikuasai media massa, seperti media cetak, majalah, tv, dan radio. Kehadiran media during mengubah pola penyampaian informasi. Citizen Journalim atau jurnalis warga kini dapat menyampaikan berbagai informasi kepada publik melalui media during tanpa halangan. Bahkan, sejumlah media massa pun dapat menampungnya sepanjang informasinya akurat, memiliki news value, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kehadiran media daring mengubah kegiatan pencarian informasi, dan penyampaian ke publik.  Masyarakat biasa kini dapat melakukannya di media daring. Bahkan, para pelajar pun bisa meniti karir dari citizen menjadi seorang jurnalis professional. Semua hanya soal minat, tekad, dan motivasi belajar yang kuat.

Cite

CITATION STYLE

APA

S. Harahap, A., Iswadi, I., & Agung Harahap, M. (2023). DARI CITIZEN JOURNALISM KE JURNALIS PROFESIONAL. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 456–466. https://doi.org/10.32806/jkpi.v4i2.51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free