Analisa Studi Kelayakan Sistem Informasi Penjualan pada CV. Mitra Restu Jaya Menggunakan Metode TELOS

  • Afilla D
  • Saputra E
  • Monalisa S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Manual recording of sales systems using books faces various problems that affect business efficiency and accuracy. Problems that arise include the risk of errors in recording and the difficulty of accessing data quickly and precisely. In addition, manual recording is prone to data loss or damage due to human error and physical damage to books. Therefore, the implementation of a computerized recording system is proposed. This study aims to evaluate the feasibility of implementing an information system in CV. Mitra Restu Jaya consists of four stages, namely planning, data collection, data analysis, and closing. The research consists of four stages: planning, data collection, data analysis, and conclusion. A feasibility study is used to assess whether to proceed with or halt the development of a system project, typically covering technical, economic, legal, operational, and schedule feasibility. The assessment is conducted through TELOS feasibility worksheets, containing research questions and corresponding answers rated on a scale of 6-10. Cost-benefit analysis of the information system is conducted to consider cost components and benefit components to determine project feasibility, including the calculation of the payback period (PP) and Return on Investment (ROI). The results of this study show that the TELOS method can be applied to assess the feasibility of the sales information system at CV. Mitra Restu Jaya. The assessment results for each TELOS method are 8.50 for technical feasibility, 7.50 for economic feasibility, 8.50 for legal feasibility, 7.50 for operational feasibility, and 8.50 for schedule feasibility, with an average TELOS eligibility score of about 8.10. According to the payback period calculation, the funds invested by CV. Mitra Restu Jaya can be recovered approximately 6 months after operationalization, and the sales information system is feasible because the Return-on-Investment value is around 3.33, which is greater than 1. This is supported by PIECES-framed operational feasibility proving that the system to be developed can operate effectively and efficiently in the context of a retail company. The conclusion of this research is that the sales information system is feasible to be developed at CV. Mitra Restu Jaya.Pencatatan manual sistem penjualan menggunakan buku menghadapi berbagai masalah yang memengaruhi efisiensi dan keakuratan bisnis. Masalah yang muncul termasuk risiko kesalahan dalam pencatatan dan sulitnya mengakses data dengan cepat dan tepat. Selain itu, pencatatan manual rentan terhadap kehilangan atau kerusakan data karena faktor human error dan kerusakan fisik pada buku. Oleh karena itu, diusulkan penerapan sistem pencatatan berbasis komputerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penerapan sistem informasi dadi CV. Mitra Restu Jaya ini terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penutup. Suatu studi kelayakan (Feasibility study) digunakan untuk menilai apakah layak untuk melanjutkan atau menghentikan pengembangan proyek sistem, biasanya mencakup kelayakan teknis, ekonomi, hukum, operasional, dan kelayakan jadwal. Penilaian dilakukan melalui lembar kerja kelayakan TELOS (Technical, Economic, Legal, Operational, dan Schedule), yang berisi pertanyaan peneliti serta jawaban yang sesuai dengan rentang nilai mencapai 6-10. Analisis biaya dan manfaat sistem informasi dilakukan untuk mempertimbangkan komponen biaya dan komponen manfaat untuk menentukan kelayakan proyek mencakup penghitungan payback period (PP) dan Return of Investment (ROI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode TELOS dapat diaplikasikan untuk mengkaji kelayakan sistem informasi penjualan di CV. Mitra Restu Jaya. Hasil penilaian untuk masing-masing metode TELOS adalah 8,50 untuk kelayakan teknis, 7,50 untuk kelayakan ekonomi, kelayakan hukum sebesar 8,50, penilaian kelayakan operasional sebesar 7,50, dan 8,50 untuk kelayakan jadwal, dengan rata-rata nilai kelayakan TELOS sekitar 8,10. Hasil perhitungan nilai payback period, dana yang diinvestasikan CV. Mitra Restu Jaya dapat dikembalikan sekitar 6 bulan pasca-operasional, dan sistem informasi penjualan layak dilakukan karena nilai Return on Investment-nya sekitar 3,33 lebih besar dari 1. Hal ini didukung oleh kelayakan operasional berbingkai PIECES membuktikan bahwa sistem yang akan dikembangkan dapat beroperasi secara efektif dan efisien dalam konteks perusahaan ritel. Kesimpulan dari kajian ini adalah sistem informasi penjualan layak dikembangkan di CV. Mitra Restu Jaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Afilla, D., Saputra, E., Monalisa, S., & Ahsyar, T. K. (2024). Analisa Studi Kelayakan Sistem Informasi Penjualan pada CV. Mitra Restu Jaya Menggunakan Metode TELOS. Jurnal Teknologi Sistem Informasi Dan Aplikasi, 7(3), 1160–1172. https://doi.org/10.32493/jtsi.v7i3.41323

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free