Strategi Penolakan dalam Konteks Jual Beli Online di Kendari

  • Nurjannah N
  • Martisa E
  • Saerudin S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi penolakan yang digunakan oleh masyarakat dalam konteks jual beli pada media sosial Facebook dalam grup Kendari Jual Beli (KJB) di Kota Kendari. Penelitian ini dilandasi keunikan-keunikan berbahasa yang ditemukan dalam transaksi jual beli online maupun transaksi langsung oleh masyarakat Kota Kendari. Dalam transaksi jual beli, ditemukan bentuk penolakan yang beragam ketika pembeli dan penjual bertransaksi. Untuk dapat menolak penawaran penjual secara halus atau sopan, pembeli menggunakan strategi-strategi tertentu supaya ungkapan penolakan dapat diterima dengan baik. Dengan begitu, kesalahpahaman dapat diminimalisir dan proses transaksi dalam kegiatan jual beli dapat mencapai kesepakatan bertransaksi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan strategi dalam tuturan penolakan yaitu strategi tindak tutur literal dan tidak literal. Bentuk-bentuk penolakan dalam jual beli online di grup KJB Kendari berupa penolakan dengan mengucapkan terimakasih, penolakan dengan menawar harga, penolakan dengan melakukan penghindaran, penolakan dengan mempertahankan minat, penolakan dengan menyatakan komentar, penolakan dengan meminta maaf, penolakan dengan berjanji, penolakan dengan menggunakan kata jangan, penolakan dengan memberikan alasan, dan penolakan dengan mengusulkan pilihan lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurjannah, N., Martisa, E., Saerudin, S., & Nuru, S. (2023). Strategi Penolakan dalam Konteks Jual Beli Online di Kendari. JBSI: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(01), 103–111. https://doi.org/10.47709/jbsi.v3i01.2672

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free