DAMPAK METODE DEMONSTRASI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN

  • Wardhani J
  • Khotimah K
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan metode demonstrasi terhadap perkembangan emosi anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun TK ABA Cremo yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui status perkembangan emosi anak sebelum dan sesudah diberikan eksperimen sedangkan analisis inferensial untuk menguji hipotesis menggunakan uji T dalam program SPSS 16.0 for windows yaitu Paired Sample t-test.   Berdasarkan analisis hasil penelitian menggunakan t-test diperoleh nilai thitung=-24,355 dan -ttabel=-2,074 dengan probabilitas 0,000. Probabilitas 0,000 < ɑ =0,05 maka hipotesis nol (H0) ditolak yang berarti penggunaan metode demonstrasi berdampak terhadap perkembangan emosi anakusia 5-6 tahun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wardhani, J. D., & Khotimah, K. (2018). DAMPAK METODE DEMONSTRASI TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN. Jurnal Psikohumanika, 10(2), 42–54. https://doi.org/10.31001/j.psi.v10i2.312

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free