Abstract
Perkembangnya sektor pertanian berdampak pada peningkatan kebutuhan semua sarana pertanian, termasuk pupuk. Harga pupuk kimia (biasanya pupuk anorganik) seringkali naik sehingga menjadi kurang terjangkau bagi petani, hal ini sering diikuti dengan tidak adanya ketersediaan pupuk yang cukup. Padahal tanaman membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh. Nutrisi yang dibutuhkan tanaman terdapat dalam bentuk unsur hara di dalam tanah. Pemupukan dilakukan untuk menambah ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Karena pupuk mempunyai peran penting bagi pertumbuhan tanaman, sehingga kelompok 6 Kuliah Pengabdian Masyarakat Universitas Widyagama Malang pada tahun 2021 periode kedua, memilih mengadakan pelatihan produksi pupuk organik dari limbah biji pare. Manfaat kompos atau pupuk organik adalah untuk memperbaiki kesuburan tanah secara kimia, fisika dan biologi dengan cara meningkatkan bahan organik tanah.
Cite
CITATION STYLE
Nugroho, Y. A. (2021). Pemanfaatan Limbah Biji Pare Sebagai Pupuk Kompos Pada UKM Sabillah Pidia. JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS “SOLIDITAS” (J-SOLID), 4(2), 245. https://doi.org/10.31328/js.v4i2.2918
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.