Abstract
Kualitas menjadi faktor penting yagng berkaitan dengan kinerja perusahaan. Pengendalian kualitas ini diterapkan di berbagai perusahaan, salah satunya adalah PT. Kapuas Sawit, Sejahtera yang memiliki peremsalahan cacat bibit sawit yang tidak mampu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecacatan pada produk bibit sawit. Selain itu, untuk memberikan usulan perbaikan yang dapat meningkatkan kualitas pada produk bibit sawit. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif melalui analisis data metode Fault Tree Analisys (FTA) dan metode Failur Mode and Effect Analysis (FMEA). Fault Tree Analisys (FTA). Hasil penelitian melalui metode FTA diperoleh faktor penyebab cacat kerdil, cacat diserang penyakit, dan cacat diserang hama adalah manusia, metode, dan lingkungan. Melalui metode FMEA usulan perbaikan yang dilakukan adalah dengan melakukan budidaya dengan perawaan intensif, melakukan perbaikan waktu istirahat dengan menerapkan sistem istirahat pendek untuk mengurangi dampak dari beban kerja, dan memberikan abu boiler menjelang dan selama musim kemarau. Peneliti berharap perusahaan lebih meningkatkan kualitas bibit sawit dan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini.
Cite
CITATION STYLE
Ridwan, W., Widiastuti, R., & Nurhayati, E. (2023). Analisis Pengendalian Kualitas Bibit Sawit dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) di PT Kapuas Sawit Sejahtera. Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian Dan Karya Ilmiah Dalam Bidang Teknik Industri, 9(1), 24. https://doi.org/10.24014/jti.v9i1.20478
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.