Abstract
Pembelajaran kimia dalam kursus mandiri menekankan pentingnya keterampilan berpikir kritis, bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep secara mendalam dan menghubungkannya dengan masalah dunia nyata. Namun, pengamatan menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang kimia hijau masih kurang memadai, dan media pembelajaran yang ada tidak dapat mendukung pengembangan keterampilan ini secara memadai. Studi ini bertujuan untuk merancang modul elektronik kimia hijau berdasarkan pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan buku flip Heyzine, serta mengevaluasi kelayakan, kepraktisan, dan umpan balik siswa. Studi ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Lee & Owens, yang mencakup lima fase: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner dengan pakar bidang studi, pakar media, guru, dan siswa. Modul elektronik tersebut menerima peringkat yang sangat tinggi dari pakar bidang studi (4,75 poin, 94%) dan pakar media (4,36 poin, 87,1%). Para guru menilai kepraktisan e-modul ini setinggi 97%, dan umpan balik siswa juga sangat positif, dengan 97% dinilai untuk bimbingan individu dan 98% untuk bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil ini, kami merekomendasikan penggunaan e-modul pembelajaran berbasis proyek (PBL) yang didukung oleh Heyzine Flipbook sebagai media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa.
Cite
CITATION STYLE
Putri Roudhoh, Wilda Syahri, Afrida, A., Muhammad Haris Effendi Hasibuan, & Febbry Romundza. (2026). Pengembangan e-Modul Materi Kimia Hijau Berbasis Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Heyzine Flipbook Berorientasi Kemampuan Berpikir Kritis. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 16(2), 256–265. https://doi.org/10.37630/jpm.v16i2.4141
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.