Abstract
Perkembangan sistem identifikasi digital mendorong penggunaan autentikasi biometrik iris karena Tingkat akurasi dan keunikannya yang tinggi. Namun, sifat data biometrik yang permanen menimbulkan permasalahan serius terkait keamanan dan privasi, terutama resiko kebocoran template biometrik yang berpotensi direkonstruksi. Permasalahan utama dalam sistem autentikasi iris Adalah kerentanan template terhadap serangan rekonstruksi serta keterbatasan mekanisme perlindungan data yang bersifat revocable. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sistem autentikasi biometrik iris yang lebih aman melalui penerapan metode Cancelable Biometrics tanpa menurunkan kinerja autentikasi secara signifikat. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan dataset CASIA-IrisV3 dan UBIRIS.v2 melalui tahapan preprocessing, ekstraksi fitur iris menggunakan Gabor wavelet, serta transformasi template berbasis randomized projection dan hashing transformation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Cancelable Biometrics mampu mempertahankan tingkat akurasi sistem sebesar 95,34% dengan peningkatan signifikan pada aspek keamanan. Pengujian non-invertibility, revocability, dan unlinkability membuktikan bahwa template hasil transformasi aman dari rekonstruksi, dapat diterbitkan ulang, dan tidak dapat ditautkan lintas sistem.
Cite
CITATION STYLE
Nur Janah, I., Muqtashida, A., Dwi Manggali, P., Rifki Hidayatullah, M., Fadhil Dwisaputra, M., & Mas’ud, I. (2026). ANALISIS KEAMANAN SISTEM AUTENTIKASI BIOMETRIK IRIS MENGGUNAKAN METODE CANCELABLE BIOMETRICS UNTUK PERLINDUNGAN TEMPLATE. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 10(2), 1984–1989. https://doi.org/10.36040/jati.v10i2.17234
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.