Abstract
Penelitian ini membahas mengenai analisis enam dimensi city brand hexagon (presence, place, potential,people, pulse, prerequisite) dalam konteks strategi city branding yang dilakukan oleh Dinas pariwisata Kabupaten Nagekeo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan paradigma post-positivisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi di Kabupaten Nagekeo. Narasumber dalam penelitian ini adalah Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo yang terdiri dari kepala dinas, sekretaris, dan kepala bidang promosi pariwisata. Selain itu untuk memperkuat penelitian pada city brand hexagon peneliti menambahkan beberapa narasumber yaitu Kepala suku atau orang penting di daerah Nagekeo, masyarakat Nagekeo, dan wisatawan yang telah mengunjungi Kabupaten Nagekeo. Hasil penelitian berdasarkan data yang didapatkan, Dinas pariwisata Kabupaten Nagekeo menggunakan strategi branding brand positioning, brand identity, brand personality, dan brand communication. Dan hasil dari peneitian city brand hexagon menunjukan bahwa terdapat kekurangan pada place dan prerequisite yang harus diperhatikan oleh Dinas Pariwisata Nagekeo.
Cite
CITATION STYLE
Sodede, B. M., & Alifahmi, H. (2023). Analisis City Brand Hexagon Untuk Pengembangan Destinasi Nagekeo The Heart of Flores. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(9), 15810–15826. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i9.13711
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.