Prevalensi Infeksi Saluran Kemih pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak

  • Widiatmoko M
  • Uwan W
  • Mahyarudin M
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang. Diabetes mellitus (DM) adalah suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang disebabkan kelainan sekresis insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Pada tahun 2030 diperkirakan terjadi kenaikan pasien DM hingga 21,3 juta, yang diikuti dengan peningkatan komplikasi kronik DM, dan komplikasi infeksi tersering adalah Infeksi saluran kemih (ISK). Sebanyak 69% pasien ISK pada penderita DM adalah asimptomatik dan resiko 16 kali pada pasien DM wanita berusia lebih dari 60 tahun. Pentingnya pencegahan dini dan kurangnya informasi di kota Pontianak mendasari dilakukan penelitian ini. Metode. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive. Pemeriksaan urin dilakukan menggunakan metode kultur pada media agar Mc Conkey; Hasil. Dari 89 total sampel tidak terdapat hasil positif infeksi saluran kemih berdasarkan pemeriksaan kultur urin. Gejala infeksi saluran kemih yang sering muncul pada penderita diabetes melitus adalah frekuensi. Dari pemeriksaan mikroskopik sebanyak 91,76% ditemukan basil gram negatif. Kesimpulan. Prevalensi ISK pada DM tipe 2 di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak sebesar 0% dan tidak ada pasien DM tipe 2 yang positif ISK.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widiatmoko, M. T., Uwan, W. B., & Mahyarudin, M. (2019). Prevalensi Infeksi Saluran Kemih pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak. Jurnal Cerebellum, 5(4B), 1559. https://doi.org/10.26418/jc.v5i4b.44822

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free