Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Persentase Penduduk Miskin (PPM) di Provinsi Sumatera Utara periode 2005–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Variabel yang digunakan meliputi Persentase Penduduk Miskin (PPM) sebagai variabel dependen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel independen. Data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS), yang didahului oleh uji asumsi klasik berupa uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Persentase Penduduk Miskin (PPM), yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat mampu menurunkan tingkat kemiskinan. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Persentase Penduduk Miskin (PPM), yang menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pengangguran cenderung meningkatkan tingkat kemiskinan. Secara simultan, IPM dan TPT berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara dengan kontribusi sebesar 89,10%.
Cite
CITATION STYLE
Adel Syesaria Agustin Daole, Rachel Adeline Siagian, Tasya Oren Sagala, Yesi Veronika Simarmata, Nela Permata Sari Lubis, & Muhammad Alhasymi Matondang. (2026). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara Tahun 2005-2024. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 26263–26272. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6648
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.