KATA-KATA BERMAKNA KONOTASI DALAM LIRIK SAKECO SUMBAWA

  • Safitri E
  • Burhanuddin B
  • Hidayat R
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kata-kata bermakna konotasi dalam lirik sakeco Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode simak dan cakap. Untuk menganalisis data digunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pada 6 jenis sakeco yaitu, sakeco pembangunan, sakeco akhirat, sakeco pendidikan, sakeco halal bihalal, sakeco pariwisata, dan sakeco kolonial Belanda ditemukan bentuk makna konotasi berupa kata, frasa, dan kalimat. Wujud berupa kata yang bermakna konotasi diantaranya kata bersih lamung, pupuk, ketawa, tokal, dsb. Wujud berupa frasa diantaranya frasa balang kulit, pamakan rohani, operasi tubuh, nyongong penge dan adu domba. Wujud berupa kalimat di antaranya kalimat Nuntang otak sanyonyong ne, balangan na balik bungkak, mate mu dela daki den, jiwa lemah dibuang ke laut, dadi bote’ bau balang, biarkan anjing menggonggong, kafila tetap berlalu, dan no i sayang harta benda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Safitri, E., Burhanuddin, B., & Hidayat, R. (2023). KATA-KATA BERMAKNA KONOTASI DALAM LIRIK SAKECO SUMBAWA. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(1), 187. https://doi.org/10.20961/basastra.v11i1.69893

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free