Peran ‘Aisyiyah Pekanbaru dalam Pengembangan Pendidikan di Kota Pekanbaru (1975-2015)

  • Kartika D
  • Bunari B
  • Ahmal A
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract This study aims to analyze the role of Aisyiyah in the development of education in Pekanbaru City in 1975-2015, so as to find out the background of the establishment of Aisyiyah Pekanbaru. Aisyiyah as a special Autonomous Muhammadiyah organization can foster women to be educated to become leaders, and be prepared to become administrators in Muhammadiyah women's organizations. Aisyiyah's presence in developing her educational role in Riau Province, especially in Pekanbaru City has given birth to strong cadres in organizing through Muhammadiyah-Aisyiyah cadre education. Aisyiyah's presence in Pekanbaru is inseparable from the arrival of Muhammadiyah's understanding and thoughts. Aisyiyah is engaged in social, educational, health and religious fields. This research uses historical methods consisting of heuristics, verification, interpretation, historiography. Aisyiyah has activities with several programs, one of which is in the field of education, especially at the Bustanul Athfal Aisyiyah Kindergarten (TK) on worship programs that are guided by the Central Leadership (PP) in Jakarta regarding Muhammadiyah and KeAisyiyah. Based on the results of the study, it can be concluded: The presence of 'Aisyiyah in Pekanbaru is inseparable from the arrival of Muhammadiyah's understanding and thoughts. The entry of the notion of renewal (Muhammadiyah) to Riau is the establishment of da'wah and trade interactions with the surrounding area. Aisyiyah in education is concerned with Islamic children's education, cadre education in Baitul Arqom training, Aisyiyah's women's orphanage provides formal and non-formal education with noble character. Keywords: Role, Aisyiyah, Development, Education   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Aisyiyah dalam pengembangan pendidikan di Kota Pekanbaru tahun 1975-2015, sehingga dapat mengetahui latarbelakang berdirinya Aisyiyah Pekanbaru. Aisyiyah sebagai organisasi Otonomi khusus Muhammadiyah dapat membina kaum perempuan untuk di didik menjadi pimpinan, serta dipersiapkan untuk menjadi pengurus dalam organisasi perempuan Muhammadiyah. Kehadiran Aisyiyah dalam mengembangkan peran pendidikannya di Provinsi Riau terkhususnya di Kota Pekanbaru telah melahirkan kader-kader yang tangguh dalam berorganisasi melalui pendidikan pengkaderan Muhammadiyah-Aisyiyah. Kehadiran Aisyiyah di Pekanbaru tidak terlepas dari kedatangan paham dan pemikiran Muhammadiyah. Aisyiyah bergerak dalam ranah sosial, pendidikan, kesehatan dan keagamaan, Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri atas heuristik, verifikasi, intepretasi, Historiografi. Aisyiyah mempunyai kegiatan dengan beberapa program salah satu di bidang pendidikan terutama di Taman Kanak-kanak (TK) Bustanul Athfal Aisyiyah program mengenai ibadah yang di tuntun dari Pimpinan Pusat (PP) di Jakarta tentang Kemuhammadiyahan dan Keaisyiyahan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: Kehadiran ‘Aisyiyah di Pekanbaru tidak terlepas dari kedatangan paham dan pemikiran Muhammadiyah. Masuknya paham pembaharuan (Muhammadiyah) ke Riau ini terjalinnya interaksi dakwah dan perdagangan dengan daerah sekitar. Aisyiyah dalam pendidikan konsen terhadap pendidikan anak yang Islami, pendidikan perkaderan dalam pelatihan Baitul Arqom, panti asuhan putri Aisyiyah memberikan pendidikan formal dan non-formal yang berakhlak mulia. Kata kunci : Peran, Aisyiyah, Pengembangan, Pendidikan

Cite

CITATION STYLE

APA

Kartika, D., Bunari, B., & Ahmal, A. (2021). Peran ‘Aisyiyah Pekanbaru dalam Pengembangan Pendidikan di Kota Pekanbaru (1975-2015). Chronologia, 3(2), 19–27. https://doi.org/10.22236/jhe.v3i2.7776

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free