Membangun Spiritualitas Ekoteologi Laut

  • Rohi E
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu masalah yang penulis angkat dalam tulisan ini adalah pembuangan sampah ke laut oleh para nelayan dan keluarganya di jemaat GMIT Lahai-Roi Namosain Kupang. Faktor yang mempengaruhi para nelayan dan keluarganya dalam membuang sampah ke laut adalah malas, ingin cepat, kebiasaan, tempat sampah jauh, dan tidak adanya kesadaran. Selain itu adanya kesenjangan antara pemahaman mereka tentang hubungan mereka, laut dan Allah. Hal ini mengindikasikan bahwa jemaat belum menghidupi nilai-nilai baik yang diyakini dalam kehidupannya sehingga menyebabkan adanya krisis spiritualitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyebab para nelayan di Jemaat GMIT Lahai Roi yang melakukan pembuangan sampah ke laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah teknik wawancara dan observasi serta mengunakan penelitian kepustakaan. Perspektif baru yang penulis tawarkan adalah manusia sebagai makhluk spiritual yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah seharusnya memiliki sifat dan karakter Allah yakni memiliki cinta kasih, belas kasihan, memelihara, melestarikan, menjaga, melindungi ciptaan lain khususnya laut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rohi, E. (2023). Membangun Spiritualitas Ekoteologi Laut. CONSCIENTIA: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 71–87. https://doi.org/10.60157/conscientia.v2i2.12

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free