Abstract
Bakteri merupakan mikroorganisme yang dapat menyebabkan pembusukan pada produk perikanan dan menyebabkan penyakit terhadap manusia. Senyawa polifenol dari ekstrak tumbuhan yaitu selada air merupakan salah satu sumber antibakteri alami. Tujuan penelitian adalah menentukan aktivitas antibakteri senyawa polifenol selada air (Nasturtium officinale) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Senyawa polifenol diekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kadar polifenol ekstrak ditentukan dengan metode Folin–Ciocalteu, dan aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran Kirby-Bauer. Rendemen ekstrak diperoleh 21,62±1,55% dengan kadar polifenol 28,49 mg GAE/g sampel kering. Antibakteri menghasilkan peningkatan konsentrasi sampel yang berbanding lurus dengan penghambatan masing-masing bakteri. Diameter zona hambat pada konsentrasi 1 mg/mL pada P. aeruginosa yaitu 11,13 mm dan S. aureus 8,98 mm. Senyawa polifenol dari selada air dapat dijadikan sebagai agen antibakteri alami.
Cite
CITATION STYLE
Hakim, S. K., Sudirman, S., Janna, M., Nugroho, G. D., & Sari, D. I. (2024). Aktivitas antibakteri (Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus) dari ekstrak etanol selada air (Nasturtium officinale). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 27(4), 319–326. https://doi.org/10.17844/jphpi.v27i4.50254
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.