Fanatisme Mazhab dan Implikasinya terhadap Penafsiran Al-Qur`an

  • Al Wasim A
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Al-Qur`an merupakan wahyu Ilahi yang didalamnya terkandung tema-tema pokoktentang ketuhanan, hukum, sosial kemasyarakatan, sejarah masa lalu hinggagambaran-gambaran masa depan. Kebenaran isi Al-Qur`an merupakan sesuatuyang mutlak dan pasti, untuk menangkap citra kemutlakan tersebut diperlukanpenafsiran dan penjelasan terhadap isi kandungannya. Pemikiran dan paradigmapemahaman terhadap teks-teks keagamaan terus berkembang, dan melahirkanberbagai mazhab dan paham keagamaan yang berpengaruh terhadap pola dan corakpenafsiran Al-Qur`an. Perbedaan yang fundamental dalam istinbâṭ hukum danpandangan politik kemudian melahirkan fanatisme terhadap aliran dan mazhab.Namun demikian, fanatisme dan sikap sektarian kepada mazhab tersebut semakinmemperkaya wacana keilmuan dan khazanah penafsiran Al-Qur`an.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Wasim, A. (2018). Fanatisme Mazhab dan Implikasinya terhadap Penafsiran Al-Qur`an. Syariati : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum, 4(01), 13–22. https://doi.org/10.32699/syariati.v4i01.1160

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free