Abstract
Al-Qur`an merupakan wahyu Ilahi yang didalamnya terkandung tema-tema pokoktentang ketuhanan, hukum, sosial kemasyarakatan, sejarah masa lalu hinggagambaran-gambaran masa depan. Kebenaran isi Al-Qur`an merupakan sesuatuyang mutlak dan pasti, untuk menangkap citra kemutlakan tersebut diperlukanpenafsiran dan penjelasan terhadap isi kandungannya. Pemikiran dan paradigmapemahaman terhadap teks-teks keagamaan terus berkembang, dan melahirkanberbagai mazhab dan paham keagamaan yang berpengaruh terhadap pola dan corakpenafsiran Al-Qur`an. Perbedaan yang fundamental dalam istinbâṭ hukum danpandangan politik kemudian melahirkan fanatisme terhadap aliran dan mazhab.Namun demikian, fanatisme dan sikap sektarian kepada mazhab tersebut semakinmemperkaya wacana keilmuan dan khazanah penafsiran Al-Qur`an.
Cite
CITATION STYLE
Al Wasim, A. (2018). Fanatisme Mazhab dan Implikasinya terhadap Penafsiran Al-Qur`an. Syariati : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum, 4(01), 13–22. https://doi.org/10.32699/syariati.v4i01.1160
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.