APAKAH SISWA MENGALAMI KECEMASAN PADA SAAT BELAJAR LOMPAT TINGGI

  • Bafadal M
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam melakukan pembelajaran lompat tinggi gaya flop pada siswa kelas XI MIPA MAN 2 Pontianak.Metode yang digunakan adalah metode deskripstif kuantitatif dengan bentuk penelitian survei. Penelitian ini memiliki jumlah populasi sebesar 33 siswa dengan siswa XI MIPA MAN 2 Pontianak. Dan sampel yang dipilih adalah total sampling yang artinya peneliti mengambil seluruh jumlah populasi yaitu 33 siswa. Hasil penelitiaan menunjukkan tingkat kecemasan siswa MAN 2 Pontianak dalam mengikuti pembelajaran materi lompat tinggi gaya flop pada kategori rendah yang berjumlah 14 siswa yang memiliki jumlah persentase sebesar 42,42%. Dapat disimpulkan bahwa secara psikologi, siswa tidak merasakan cemas, tidak takut, tidak tegang dalam melakukan pembelajaran lompat tinggi gaya flop. Sedangkan secara fisiologi, siswa tidak merasakan keringat dingin di tangan, tidak merasakan sesak dan tidak gemetaran, tidak merasa mual, akan tetapi terdapat gejala yang sebagian di rasakan siswa dalam melakukannya seperti merasa mau buang air kecil dan mengalami sedikit resah dengan ejekkan teman pada saat melakukan pembelajaran lompat tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bafadal, M. F. (2023). APAKAH SISWA MENGALAMI KECEMASAN PADA SAAT BELAJAR LOMPAT TINGGI. Jurnal Pedagogik Olahraga, 9(1), 36. https://doi.org/10.24114/jpor.v9i1.46874

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free