Lokus Kendali Kesehatan dan Disonansi Kognitif Pada Wanita Perokok Berjilbab

  • Salsabila H
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana deskripsi locus of control kesehatan dan disonansi kognitif pada wanita perokok berjilbab di samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden penelitian ini diambil secara purposive sampling dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan empat subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek dalam penelitian ini mengalami disonansi kognitif. Subjek LL dan NA mengalami empat sumber disonansi kognitif, yaitu inkonsistensi logis, nilai-nilai budaya, pendapat umum dan pengalaman masa lalu sedangkan subjek IN dan DE mengalami tiga sumber disonansi kognitif yaitu inkonsistensi logis, nilai budaya dan pendapat umum. Subjek IN dan LL mengurangi disonansi mereka dengan menambahkan elemen kognitif, yaitu bahwa wanita berkerudung yang merokok tidak selalu negatif. Mereka juga percaya bahwa masih banyak wanita berkerudung yang merokok di samping mereka. Subjek IN, LL, dan NA mengubah elemen perilaku dengan memilih area merokok yang tidak terlalu ramai atau tertutup. Keempat subjek memilih teman yang dapat menerima perilaku merokok mereka dan menghindari teman yang berkomentar negatif tentang perilaku merokok mereka. Setelah disonansi kognitif terjadi dan locus of control kesehatan internal dan eksternal. Subjek IN, DE, dan NA terus merokok sementara subjek LL ingin berhenti merokok sebelum menikah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salsabila, H. D. (2019). Lokus Kendali Kesehatan dan Disonansi Kognitif Pada Wanita Perokok Berjilbab. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(3). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i3.4792

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free