Abstract
ABSTRAK Keterbatasan akses dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan informasi dan kesenjangan informasi dikalangan masyarakat pedesaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peranan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), (2) bentuk informasi yang mereka bagi diantara para nelayan penangkap telur ikan terbang serta (3) startegi pemerintah dalam memberdayakan Kelompok Infomasi Masyarakat di Kelurahan Mosso Kabupaten Majene dan Desa Pambusuang Kabupaten Polman.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada KIM di Kelurahan Mosso Kabupaten Majene dan desa Pambusuang Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dan wawancara mendalam oleh informan atau narasumber.Dari hasil penelitian diketahui bahwa Peran Kelompok Informasi Masyarkat (KIM) hingga saat ini belum berjalan dengan baik dan dari Kelompok Informasi Masyarakat memiliki peran yang dapat dikelompokan kedalam lima kegiatan, yaitu: sebagai fasilitator bagi masyarakat, sebagai mitra pemerintah daerah, sebagai penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat, dan sebagai terminal informasi bagi masyarakat.Walaupun peran menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi belum berjalan dengan baik, masih berbentuk penerapan dalam menyebarkan informasi melalui tatap muka untuk saat ini, hal ini yang perlu dibenahi dan mesti diperbaiki dari segi sistem komunikasi antara pemerintah desa/kelurahan terhadap kelompok informasi masyarakat (KIM), dan koordinasi terhadap pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Cite
CITATION STYLE
Makkarana, A., Cangara, H., & Ali, S. A. (2017). PEMBERDAYAAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT SEBAGAI SALURAN BERBAGI INFORMASI PENANGKAPAN TELUR IKAN TERBANG DI KABUPATEN MAJENE DAN POLMAN. KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 294. https://doi.org/10.31947/kjik.v6i2.5330
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.