REVITALISASI KOTA LAMA MELALUI OPTIMALISASI POTENSI ZONA PENYANGGA KOTA LAMA GRESIK

  • Utami A
  • Nasution T
  • Santosa S
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konservasi kawasan cagar budaya di Gresik telah dilaksanakan sejak 2009. Proses konservasi meliputi dokumentasi, klasifikasi, dan peningkatan fisik. Namun, kerusakan, perubahan, dan penurunan kualitas di kawasan cagar budaya masih terjadi. Salah satu daerah yang direvitalisasi di Gresik adalah Kampung Kemasan. Fenomena yang muncul saat ini adalah bahwa revitalisasi di Kampung Kemasan dianggap tidak memadai baik untuk memicu kebangkitan kembali wilayah warisan dalam skala yang lebih besar atau untuk menghindari degradasi kualitas kawasan warisan di sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi dari masalah ini dengan mengusulkan desain yang berfokus pada pengembangan zona penyangga Kampung Kemasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui partisipasi masyarakat untuk memetakan potensi wilayah, observasi, dan interpretasi spasial. Interpretasi spasial dalam hal ini adalah interpretasi karakter ruang yang terbentuk di zona penyangga. Setelah semua data diperoleh, dianalisis dengan menggunakan metode overlay untuk mendapatkan ruang yang akan direncanakan lebih lanjut. Hasil penelitian adalah perencanaan zona penyangga dengan intervensi desain pada street furniture dan area pejalan kaki yang memperkuat citra atau tema kawasan cagar budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Utami, A. S. P. R., Nasution, T. S. R., & Santosa, S. W. (2019). REVITALISASI KOTA LAMA MELALUI OPTIMALISASI POTENSI ZONA PENYANGGA KOTA LAMA GRESIK. BORDER, 1(2), 73–82. https://doi.org/10.33005/border.v1i2.25

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free