Abstract
Ketimpangan pendapatan di Indonesia tahun 2009-2015 berfluktuatif dan cenderung meningkat, terutama di wilayah perdesaan. Oleh karena itu, sejak tahun 2015 pemerintah mengalokasikan dana desa sebagai salah satu upaya untuk mengatasi ketimpangan pendapatan di wilayah perdesaan. Meskipun terjadi penurunan ketimpangan pendapatan di perdesaan, namun tren penurunan tersebut relatif kecil dan cenderung stagnan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran ketimpangan pendapatan di perdesaan dan menganalisis besarnya pengaruh penyaluran dana desa yang didukung oleh faktor ekonomi lainnya terhadap ketimpangan pendapatan melalui penerapan regresi data panel pada periode tahun 2015-2022 dengan unit analisis provinsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana desa per kapita dan rata-rata lama sekolah di perdesaan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di perdesaan, sedangkan pengaruh tingkat kemiskinan dan pengeluaran per kapita penduduk di perdesaan adalah positif dan signifikan. Pemerintah diharapkan dapat merancang program yang lebih efektif, seperti subsidi yang tepat sasaran, untuk mendukung pemerataan pendapatan.
Cite
CITATION STYLE
Salsabila, S., & Arcana, I. M. (2024). Pengaruh Dana Desa dan Faktor Ekonomi Lainnya terhadap Ketimpangan Pendapatan di Perdesaan Indonesia Tahun 2015-2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 133–142. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2060
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.