Karakterisasi Stabilitas Termal Kaolin Tatakan Kalimantan Selatan

  • Saukani M
  • Sholehah I
  • Arief S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karakterisasi stabilitas termal kaolin Tatakan Kalimatan Selatan telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh termal yang diberikan kepada lempung kaolin untuk penggunaannya sebagai bahan dasar geopolimer. Lempung kaolin yang telah dipreparasi, dikarakterisasi dengan FTIR, DSC-TGA, dan XRD. Hasil analisis DSC-TGA menunjukkan peristiwa predehidroksilasi terjadi pada suhu 50-120°C, dehidroksilasi terjadi rentang 430 - 650°C dan keadaan paling stabil teramati pada suhu 700°-900°C. Suhu kalsinasi pada lempung kaolin diberikan pada suhu 650°C, 750°C, dan 850°C dengan waktu tahan 1, 3, dan 5 jam, lempung kalsinasi selanjutnya dikarakterisasi FTIR dan XRD. Hasil FTIR menunjukkan untuk seluruh perlakukan termal telah terbentuk metakaolin yang ditandai hilangnya puncak karakteristik kaolin bilangan gelombang 3600 cm-1 dan 1600 cm-1. Perlakuan termaldengan suhu 750 ̊ C dengan waktu tahan 3 jam yang menunjukkan bahwa fasa amorf paling banyak terbentuk yang ditandai dengan terlihatnya penurunan prosentase transmintansi semakin tinggi. Hasil analisis qualitatif dari pola XRD hanya menunjukkan fasa quartz sedangkan fasa kaolinit tidak ditemukan. Hasil ini menunjukkan koherensi dengan hasil FTIR. Perlakuan termal terhadap kaolin tatakan untuk menghasilkan metakaolin reaktif sebagai aplikasi geopolimer dikalsinasi dengan suhu 750°C selama 3 jam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saukani, M., Sholehah, I., Arief, S., & Husein, S. (2020). Karakterisasi Stabilitas Termal Kaolin Tatakan Kalimantan Selatan. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 16(1), 29. https://doi.org/10.12962/j24604682.v16i1.4756

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free