Edukasi Soft Skill Siswa Dalam Pembelajar Di Sman 18

  • Suyana H
  • Budiman A
  • Nurhayati E
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk menghasilkan lulusan atau sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan kompetitif. Lulusan tersebut diharapkan selain menguasai hard skills juga harus memiliki soft skills. Agar tujuan tersebut tercapai, maka penyelenggara pendidikan harus mengupayakan terjadinya transform of knowledge dan transform of value secara seimbang. Namun secara umum pendidikan di Indonesia saat ini lebih menekankan pada pengetahuan teknis atau hard skill dan kurang memberikan keterampilan yang bersifat soft skills. Hal ini disinyalir menjadi faktor penyebab rendahnya kualitas lulusan yaitu berupa rendahnya daya saing lulusan serta kurang kompetitif. Hal tersebut di atas memberikan gambaran bahwa sesungguhnya kemampuan soft skills lulusan perlu ditingkatkan. Perlu dibangun kemampuan peserta didik dalam hal mengelola emosi, menghadapi stress, berkomunikasi, integrasi/kejujuran, menerima perbedaan dan sebagainya yang mana semua itu merupakan atribut dari soft skills Soft skill merupakan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi sukses. Dalam pembelajaran guru dapat mengembangkan soft skill siswa dengan menerapkan metode permainan menggunakan media gambar. Hal ini diasumsikan bahwa metode permainan merupakan sebuah kegiatan yang tidak akan pernah tertolak oleh siswa dengan kegiatannya yang menyenangkan serta media gambar yang secara praktis dapat menarik perhatian siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suyana, H., Budiman, A. N., & Nurhayati, E. (2025). Edukasi Soft Skill Siswa Dalam Pembelajar Di Sman 18. Journal of Entrepreneurship and Community Innovations (JECI), 4(1), 1–5. https://doi.org/10.33476/jeci.v4i1.318

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free