Abstract
Persalinan Sectio Caesarea (SC) merupakan bentuk melahirkan janin dengan membuat irisan pembedahan pada dinding abdomen dan uterus. Penanganan dalam upaya meminimalisir tingkat nyeri bisa dilakukan oleh seorang tenaga kesehatan dengan cara melakukan mobilisasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan tingkat nyeri post Sectio Caesarea Di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang tahun 2022. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan desain penelitian quasy experimental dengan pretest-posttest nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 orang dimana ibu dengan post sectio caesarea akan diberikan intervensi mobilisasi dini dalam menurunkan tingkat nyeri. Analisa bivariat dengan menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan pada tingkat nyeri responden antara pretest dan posttest dengan nilai p-value adalah 0,032 yang menunjukkan bahwa nilai p-value tersebut lebih kecil dari 0,05 (<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan pada tingkat nyeri antara pretest dan posttest, sehingga mobilisasi dini pada ibu dengan post sectio caesarea sangat efektif diberikan dalam menurunkan tingkat nyeri.
Cite
CITATION STYLE
Riris, K., Nuvinanda, R., & Agustin, A. (2023). PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD DEPATI HAMZAH KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2022. Jurnal Keperawatan, 12(1), 26–32. https://doi.org/10.47560/kep.v12i1.470
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.