Mortalitas dan Morbiditas pada Bayi Prematur dengan Resusitasi Menggunakan Oksigen Konsentrasi Rendah

  • Munadzilah S
  • Dewi R
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang. Bayi prematur merupakan kelompok yang berisiko membutuhkan bantuan  resusitasi aktif. Selama bertahun-tahun, resusitasi neonatus menggunakan oksigen hingga konsentrasi 100% namun penggunaan oksigen 100% akan menyebabkan stress oksidatif dan kerusakan jaringan yang akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Akhir-akhir ini penggunaan oksigen konsentrasi rendah (21% - 30% ) mulai dianjurkan.Tujuan. Mengetahui mortalitas dan morbiditas bayi prematur yang mendapatkan resusitasi neonatus dengan oksigen konsentrasi rendah dibandingkan konsentrasi tinggi.Metode. Penelusuran pustaka database elektronik: PubMed, Cochrane, Google scholar dan melalui penulis.Hasil. Didapatkan dua studi meta analisis yang relevan dan 1 studi acak terkontrol. Studi pertama menunjukkan tidak ada perbedaan mortalitas dan morbiditas pada kedua kelompok. Studi kedua menunjukkan tidak ada perbedaan mortalitas antara kedua kelompk, namun kejadian displasia bronkopulmonar lebih rendah pada kelompok konsentrasi oksigen rendah (RR 0,62). Studi terakhir menunjukkan bahwa resusitasi neonatus dengan oksigen hingga konsentrasi 50% masih aman digunakan.Kesimpulan. Resusitasi neonatus menggunakan oksigen konsentrasi rendah tidak lebih inferior dibandingkan konsnetrasi tinggi, bahkan menurunkan angka kejadian displasia bronkopulmonar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Munadzilah, S., & Dewi, R. (2018). Mortalitas dan Morbiditas pada Bayi Prematur dengan Resusitasi Menggunakan Oksigen Konsentrasi Rendah. Sari Pediatri, 19(3), 166. https://doi.org/10.14238/sp19.3.2017.166-71

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free