Abstract
Latar Belakang: RJP merupakan pertolongan pertama yang sangat penting dalam penanganan henti jantung mendadak dan tenaga kesehatan profesional harus memiliki pengetahuan dasar mengenai aspek BHD dan melakukan RJP. lingkungan emergency menimbulkan dampak stress sehingga dituntut memiliki self efficacy yang tinggi, Seluruh tenaga profesional di rumah sakit memiliki resiko stres, namun perawat memiliki tingkat stres yang lebih tinggi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan stres kerja perawat terhadap pengetahuan penatalaksanaan RJP di IGD. Metode: correlational dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh perawat yang bekerja di IGD. Sampel yang digunakan total sampling sebanyak 30 orang menggunakan instrument kuisioner ENSS dan kuesioner efikasi diri. Hasil: efikasi diri perawat terhadap pengetahuan penetalaksaaan RJP menggunakan uji Spearman rho didapat hasil ρ value = 0,000 < α= 0,05 dengan nilai r = 0,582 yang berarti tingkat hubungan bersifat sedang dan stres kerja perawat terhadap pengetahuan penetalaksaaan RJP didapat hasil ρ value = 0,000 < α= 0,05 dengan nilai r = 0,713 berarti tingkat hubungan bersifat kuat. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan efikasi diri dan stres kerja perawat terhadap pengetahuan penatalaksanaan RJP di IGD RSUD Brigjend H.Hasan Basry Kandangan
Cite
CITATION STYLE
M. Fadillah, Julianto, J., Daud, I., & Khalilati, N. (2024). Hubungan Efikasi Diri dan Stres Kerja Perawat Dengan Pengetahuan Penatalaksanaan RJP Di IGD RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Journal of Nursing Invention, 4(2), 151–161. https://doi.org/10.33859/jni.v4i2.473
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.