Abstract
Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Pengendalian vektor demam berdarah yang paling efektif adalah dengan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk oleh seluruh masyarakat. Kader jumantik merupakan petugas pemantau jentik dan memiliki tugas dan tanggung jawab menggerakkan masyarakat dalam pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk. Pelaksanaan Gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J)bertujuan untuk melibatkan peran anggota keluarga dalam pemantauan jentik dan PSN mandiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kinerja kader jumantik dan pelaksanaan 1 rumah 1 jumantik dengan keberadaan jentik saat pandemi COVID-19 di Santren Desa Caturtunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional dan analisis Chi-Square. Pengambilan sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2021 di wilayah RW 1,2,3 Santren Caturtunggal Depok Sleman. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kinerja kader jumantik (p-value = 0,589>0,05) dan pelaksanaan 1 rumah 1 jumantik (p-value = 0,384>0,05) dan keberadaan jentik saat pandemi COVID-19 di Santren Desa Caturtunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Tidak ada hubungan antara kinerja kader jumantik dengan pelaksanaan 1 rumah 1 jumantik dengan keberadaan jentik selama pandemi COVID-19 di Santren Caturtunggal Depok Sleman.
Cite
CITATION STYLE
Puspitarini, E. N., & Sukesi, T. W. (2022). Kinerja Kader Jumantik dan Pelaksanaan G1R1J terhadap Keberadaan Jentik Selama Pandemi COVID-19 di Padukuhan Santren. Jurnal Kesehatan, 10(3), 193–203. https://doi.org/10.25047/j-kes.v10i3.344
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.