Kejadian Diare Pada Balita Berdasarkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun dan Sarana Air Minum di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Ogan Ilir

  • Fadilah M
  • Damanik H
  • Yulianto Y
N/ACitations
Citations of this article
77Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar  belakang  :  Diare  adalah  penyebab  umum  pada  tingkat  kematian  di  negara berkembang, tingkat penyebab pertama kematian balita (bawah lima tahun) di seluruh dunia dan dimana tingkat penyebab kedua kematian bayi di seluruh dunia. Kehilangan cairan pada tubuh  karena  diare  dapat  menyebabkan  terjadinya  dehidrasi  dengan  gangguan  elektrolit seperti kurangnya kalium atau ketidak seimbangan garam lainnya pada tubuh.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan,sikap,tindakan tentang CTPS, sarana air minum dan kejadian diare pada balita. Metode : penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan februari sampai dengan bulan mei tahun 2021 di wilayah kerja Puskesmas Seri Tanjung Kabupaten Ogan Ilir. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita di wilayah kerja puskesmas seri tanjung kabupaten ogan ilir tahun 2021 yang berjumlah 2006 dan didapatkan 105  orang sebagai  sampel  dengan  menggunakann  teknik  sampling  Accidental  Sampling. Hasil : 61 (58,1 %) responden berpengetahuan Baik tentang Pengetahuan CTPS, dari 44 (41,9 %) responden  berpengetahuan  cukup  tentang CTPS  dan  tidak  ada berpengetahuan buruk tentang CTPS. 49 (47%) responden masuk dalam kategori sikap yang positif tentang CTPS dan dari 56 (53%) responden masuk dalam kategori sikap yang Negatif tentang CTPS. 45 (43%) responden masuk dalam kategori tindakan Yang baik, sedangkan 60 (57%) responden masuk dalam kategori yang buruk tentang CTPS. 105 responden semuanya mempunyai sarana air minum yang baik. 66 (62,9%) balita terkena diare dan 39 (37,1%) balita tidak diare. Kesimpulan  :  ibu  balita  memiliki  dominan  tingkat  pengetahuan  yang  baik,  memiliki dominan tingkat sikap yang negatif serta memiliki dominan tingkat tindakan yang buruk tentang CTPS. Serta sarana air minum yang baik dan  sebagian besar dominan balita terkena diare. Kata kunci : pengetahuan, sikap, tindakan, ibu, balita, cuci tangan pakai sabun, sarana air minum

Cite

CITATION STYLE

APA

Fadilah, M. A., Damanik, H. D. L., & Yulianto, Y. (2022). Kejadian Diare Pada Balita Berdasarkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun dan Sarana Air Minum di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 2(1), 60–65. https://doi.org/10.36086/jsl.v2i1.878

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free