Abstract
Perkembangan teknologi telah memberikan pengaruh signifikan terhadap industri konstruksi dengan menghadirkan inovasi yang meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaksanaan proyek. Salah satu inovasi penting tersebut adalah Building Information Modeling (BIM), yaitu model digital bangunan yang menggambarkan bentuk, ukuran, dan fungsinya secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Building Information Modeling (BIM) dalam Quantity Take Off (QTO) menggunakan perangkat lunak Autodesk Revit 2025 dan membandingkan hasilnya dengan metode konvensional dalam hal akurasi estimasi volume dan biaya. Objek penelitian adalah Proyek Pembangunan Jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih. Penelitian ini bersifat kuantitatif komparatif dengan menggunakan dokumen Detail Engineering Design (DED) dan pemodelan 3D melalui Autodesk Revit 2025. Hasil menunjukkan bahwa QTO berbasis BIM mampu memberikan estimasi biaya yang lebih akurat dan efisien, terutama pada pekerjaan kompleks seperti galian dan timbunan. Metode BIM menghasilkan total biaya proyek yang 13,73% lebih tinggi dibandingkan metode konvensional, yang menunjukkan akurasi perhitungan yang lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan akurasi estimasi biaya proyek infrastruktur.
Cite
CITATION STYLE
Maura Muzdhalifa, R., Pahang Putra, I. N. D., & Widowati, E. D. (2025). IMPLEMENTASI BIM (BUILDING INFORMATION MODELING) TERHADAP PENINGKATAN EFISIENSI DAN AKURASI PADA PERHITUNGAN ESTIMASI BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN JALUR LINTAS SELATAN (JLS) LOT 3 PANTAI SERANG – SUMBERSIH. JURNAL TEKNIK SIPIL CENDEKIA (JTSC), 6(2). https://doi.org/10.51988/jtsc.v6i2.323
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.