Menangkal radikalisme agama di sekolah

  • Munip A
N/ACitations
Citations of this article
464Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

It is undeniable that some of Indonesian Muslims understand Islam in radicalismperspective. They used several of means to disseminate this radicalism throughorganization of cadres, speeches in mosques are managed by their control, publishing magazines, booklets and books, and through various websites on the internet. As a result, Islamic radicalism has entered the most schools in some areas. If this is not immediately anticipated, it can help in growing the intolerance attitudes among students as opposed to the purpose of religious education itself. Tak bisa dipungkiri bahwa banyak umat Muslim Indonesia memahami Islam dalam perspektif radikalisme. Mereka menggunakan beberapa cara untuk menyebarkan radikalisme ini melalui organisasi kader, ceramah di masjid-masjid yang dikelola dengan kendali mereka, penerbitan majalah, booklet dan buku, dan melalui berbagai situs di internet. Akibatnya, radikalisme Islam telah memasuki sebagian besar sekolah di beberapa daerah. Jika hal ini tidak segera diantisipasi, maka dapat membantu dalam menumbuhkan sikap intoleransi di kalangan siswa yang bertentangan dengan tujuan pendidikan agama itu sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Munip, A. (1970). Menangkal radikalisme agama di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 159. https://doi.org/10.14421/jpi.2012.12.159-181

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free