BAHASA RUPA DAN KEMUNGKINAN MUNCULNYA SENIRUPA INDONESIA KONTEMPORER YANG BARU

  • Tabrani P
N/ACitations
Citations of this article
91Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

"Ilmu" Bahasa Rupa lahir di Indonesia (1991) di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam disertasi Primadi Tabrani, yang merupakan hasil studi perbandingan berbagai bahasa rupa: gambar anak, gambar gua prasejarah, gambar primitip, gambar Wayang Beber Jaka Kembang Kuning, relief cerita Lalitavistara candi Borobudur dan seni rupa modern. Disertasi ini tebalnya 'satu peti' (58x33x27 cm). Masih ditahun 1991 American Library of Congress dari Amerika Serikat memesan 7 peti yang di bagikan pada berbagai perguruan tinggi seni rupa di Amerika. Mereka berpendapat bahwa apa yang ditemukan disertasi tsb merupakan sesuatu yang baru dan belum ada dalam literatur barat. Ketika saya katakan, "Kan ini dalam bahasa Indonesia", mereka menjawab "Tak masalah, banyak ahli kita yang mampu menerjemahkannya". Hati saya terkesiap, jangan jangan temuan disertasi tsb akan segera disosialisasikan, dan dipraktekkan di Amerika, sedang di Indonesia sendiri belum bergema.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tabrani, P. (2017). BAHASA RUPA DAN KEMUNGKINAN MUNCULNYA SENIRUPA INDONESIA KONTEMPORER YANG BARU. Wimba : Jurnal Komunikasi Visual, 8(1). https://doi.org/10.5614/jkvw.2017.8.1.1

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free