Kontribusi Self-Compassion dan Komunikasi Interpersonal dengan Orang Tua terhadap Subjective Well-Being Mahasiswa

  • Dezentya W
  • Mardianto
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mahasiswa merupakan kaum akademisi yang secara umum berada dalam tahap perkembangan usia emerging adulthood. Berbagai dinamika yang terjadi pada tahap perkembangan ini memengaruhi bagaimana cara individu dalam mengevaluasi kehidupannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana self-compassion dan komunikasi interpersonal dengan orang tua berkontribusi terhadap subjective well-being mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik probability sampling dengan jenis cluster sampling berdasarkan fakultas yang ada di Universitas Negeri Padang. Mahasiswa yang berpartisipasi menjadi subjek penelitian berjumlah 269 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala yang disusun dengan model Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion dan komunikasi interpersonal dengan orang tua berkontribusi secara signifikan dan positif terhadap subjective well-being mahasiswa dengan nilai kontribusi sebesar 64.5%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dezentya, W., & Mardianto. (2024). Kontribusi Self-Compassion dan Komunikasi Interpersonal dengan Orang Tua terhadap Subjective Well-Being Mahasiswa. CAUSALITA : Journal of Psychology, 2(1), 52–60. https://doi.org/10.62260/causalita.v2i1.158

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free