Abstract
Kebutuhan akan air semakin meningkat karena populasi manusia yang terus bertambah sementara sumber air semakin berkurang. Hal ini dapat mengakibatkan kurangnya air bersih bagi manusia itu sendiri. Optimalisasi penggunaan air dan daerah resapan air perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian air. Lokasi di daerah pemukiman Dusun Padak, Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Daerah tersebut berada di daerah pesisir pantai yang memiliki kemungkinan kualitas tanah yang sangat tinggi sehingga air laut sangat mudah masuk hingga air sumur terasa asin. Penggunaan air PDAM juga mengalami kesulitan air dalam hal pengaliran karena ada beberapa tempat yang elevasinya cenderung lebih tinggi sehingga air PDAM sangat sulit untuk di dorong, sehingga masyarakat memutuskan untuk tidak menggunakan air PDAM sejak tujuh tahun terakhir, sehingga dengan menampung air hujan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar potensi pemanenan air hujan melalui media atap dan mengetahui seberapa besar kebutuhan air untuk skala rumah tangga dengan metode random sampling dan menghitung luas atap, serta rata-rata curah hujan dari tahun 2914-2023. Hasilnya didapatkan total luas atap sebesar 3118.365 m2 dengan curah hujan rata-rata 12.900 mm/tahun. Curah hujan rata-rata dengan peluang 99% adalah 15,99 mm/bulan, ketersediaan air rata-rata 235,824 m3/bulan, dengan kebutuhan air rata-rata 125 m3/bulan.
Cite
CITATION STYLE
Ukmin Raru, S. A., & Mawardin, A. (2024). Analisis Pemanenan Air Hujan Dengan Memanfaatkan Atap Dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih. Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, 5(2), 95–98. https://doi.org/10.52158/jaceit.v5i2.858
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.