PENGARUH FILSAFAT DALAM TAFSIR AL-QUR'AN KONTEMPORER

  • Kusnadi K
  • Hawirah
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan tafsir Al-Qur’an kontemporer tidak dapat dilepaskan dari peran filsafat sebagai salah satu pendekatan intelektual dalam memahami teks suci. Filsafat, dengan perangkat rasional dan sistematiknya, menawarkan perspektif baru dalam memahami makna-makna Al-Qur’an yang kompleks dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh filsafat dalam metode dan hasil penafsiran Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap karya-karya mufassir kontemporer seperti Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, dan Nasr Hamid Abu Zayd. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemikiran filsafat memberikan landasan metodologis yang kuat bagi penafsiran, khususnya dalam pendekatan hermeneutika, etika rasional, dan epistemologi wahyu. Penafsiran Al-Qur’an yang berbasis filosofis cenderung bersifat reflektif, rasional, dan progresif, sehingga mampu menjawab tantangan intelektual dan sosial masyarakat modern. Dengan demikian, integrasi antara tafsir dan filsafat tidak hanya memperluas horizon pemahaman terhadap Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat relevansi Al-Qur’an dalam kehidupan kontemporer.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusnadi, K., & Hawirah. (2025). PENGARUH FILSAFAT DALAM TAFSIR AL-QUR’AN KONTEMPORER. Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Tafsir, 10(1), 49–57. https://doi.org/10.47435/al-mubarak.v10i1.3938

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free