Abstract
Fibrosarkoma merupakan tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat fibrosa yang umumnya tumbuh pada jaringan lunak bagian dalam atau subkutan. Pengobatan umum kanker saat ini seperti kemoterapi memiliki efek samping terhadap sel-sel yang sehat. Salah satu altenatif terapi yang banyak diteliti saat ini yaitu viroterapi menggunakan virus Newcastle Disease. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh viroterapi dengan virus Newcastle Disease terhadap gambaran histopatologi paru tikus penderita fibrosarkoma. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas dua perlakuan. Kelompok perlakuan 0 (P0) adalah kelompok tikus yang diinjeksi dengan PBS sejumlah 0,5 mL dan kelompok perlakuan 1 (P1) adalah kelompok tikus yang diinjeksi dengan virus Newcastle Disease dengan dosis 0,5 mL/28 HA unit. Dua minggu pasca perlakuan dilakukan eutanasia. Sampel paru-paru kemudian dibuat preparat histopatologi dan diamat secara mikroskopis adanya lesi hemoragi, nekrosis, dan edema. Hasil pengamatan mikroskopis kedua kelompok ditemukan lesi nekrosis dan hemoragi, sedangkan lesi edema tidak ditemukan. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Pada analisis ditemukan perbedaan rerata lesi nekrosis dan hemoragi antar P0 dengan P1 (P=0,050) dimana jumlah lesi tersebut mengalami penurunan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa viroterapi dengan virus Newcastle Disease dapat memperbaiki gambaran histopatologi paru-paru. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas viroterapi dengan terapi konvensional dalam menekan fibrosarkoma.
Cite
CITATION STYLE
Amelia, N. K. S., Adi, A. A. A. M., & Winaya, I. B. O. (2023). Viroterapi dengan Virus Newcastle Disease Memperbaiki Gambaran Histopatologi Paru-Paru Tikus Model Fibrosarkoma. Buletin Veteriner Udayana, 1035. https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i06.p01
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.