Abstract
Pada setiap proyek pembagunan gedung bertingkat memiliki sifat yang unik, baik dari segi biaya mutu dan waktu. Proyek gedung bertingkat juga mempunyai karakteristik dan risiko yang berbeda-beda, sehingga diperlukan tata kelola yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan efisien. Waktu menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan proyek dan tolak ukur capaian biaya, sehingga perlu diidentifikasi masalah risiko keterlamabatan waktu pekerjaan proyek gedung bertingkat. Konsep dan metode sangat dibutuhkan dalam melakukan identifikasi risiko keterlambatan agar kemudian mendapatkan kepastian. Hal tersebut dapat dicapai dengan menggunakan dengan rumus risk matrix. dari hasil identifikasi pada proyek pembagunan gedung Kampus C Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta didapatkan faktor-faktor yang mengakibatkan keterlamabatan pada proyek tersebut. Mulai dari keterbatasan bahan material, kualitas tenaga kerja dan keterbatasan tenaga kerja. Ketiga kategori tersebut banyak terjadi pada tahapan pekerjaan struktur lantai lima, dimana setelah melakukan identifikasi dan melakukan perhitungan dengan rumus risk matrix = ivent x empac mendapatkan angka 7,21 yang termasuk dalam kategori risiko rendah. Indentifikasi risiko keterlamabatan menjadi hal yang sangat pentig dalam mencapai keberhasilan suatu proyek, atau menjadi acuan dan percontohan untuk dijadikan referensi pada proyek sejenis lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Harsoyo, Y. A., & Panara, N. (2021). Evaluasi Risiko-Risiko Keterlambatan pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Kampus C Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 14(2), 52–57. https://doi.org/10.23917/dts.v14i2.16850
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.