NIK MENJADI NPWP. APA YANG BARU?

  • Muan Ridhani Panjaitan
N/ACitations
Citations of this article
125Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan format NPWP dari sebelumnya 15 Digit menjadi 16 Digit. Artikel ini menggunakan metode kualititatif dengan metode studi kepustakaan. Selain NPWP yang berubah menjadi NIK, untuk menciptakan keseragaman format NPWP, NPWP wajib pajak badan, wajib pajak instansi pemerintah, dan wajib pajak orang pribadi warga negara asing juga diubah menjadi 16 digit dengan menambahkan angka 0 di depan NPWP sebelumnya. Selain itu, wajib pajak dengan status cabang akan menggunakan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU) yang akan diberikan oleh DJP. Meskipun penggunaan NPWP 16 digit mulai berlaku pada tanggal 14 Juli 2022, sampai 31 Desember 2023, wajib pajak tetap dapat menggunakan NPWP 15 digit atau NIK sebagai identitas perpajakan. NPWP 15 digit tidak dapat digunakan lagi mulai tanggal 1 Januari 2024

Cite

CITATION STYLE

APA

Muan Ridhani Panjaitan. (2022). NIK MENJADI NPWP. APA YANG BARU? Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 2(3), 259–264. https://doi.org/10.53625/juremi.v2i3.4231

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free