REPRESENTASI LATAR BELAKANG KONFLIK NAZI DAN YAHUDI PADA SERIAL ANIME ATTACK ON TITAN

  • Tampubolon Y
  • ABIDIN S
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemiripan Attack on Titan dengan sejarah peradaban manusia dapat dilihat pada Perang Dunia II, ketika Nazi berkuasa di Jerman pada tahun 1933, yang merupakan tahun pertama Nazi mendirikan kamp konsentrasi (Ghetto) untuk memisahkan dan memenjarakan orang Yahudi. lawan politik, dan orang-orang yang dianggap rendah seperti homoseksual, orang Roma (Gipsi), beberapa orang Slavia (Rusia, Polandia dan lain-lain) dan penyandang cacat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil representasi latar belakang konflik nazi dan yahudi dalam serial anime penyerangan titan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis semiotika. Peneliti akan mengamati secara mendalam potongan Scene dari serial anime berjudul attack of titan dengan total 10 scene, Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi literatur, alur analisis mengikuti model analisis interaktif seperti yang diungkapkan oleh Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan anime "Attack on Titan" dan peristiwa sejarah yang melibatkan Nazi dan Yahudi. Memahami bagaimana dialog dan adegan dalam anime "Attack on Titan" dapat dikaitkan dengan peristiwa sejarah aktual yang melibatkan Nazi dan Yahudi memerlukan analisis pendekatan semiotika Roland Barthes.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tampubolon, Y., & ABIDIN, S. (2023). REPRESENTASI LATAR BELAKANG KONFLIK NAZI DAN YAHUDI PADA SERIAL ANIME ATTACK ON TITAN. SCIENTIA JOURNAL : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 5(4). https://doi.org/10.33884/scientiajournal.v5i4.7769

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free