Tingkat Ekoliterasi Tenaga Pendidik Fakultas Ilmu Budaya UNSOED

  • Aditya A
  • Oktavilia E
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyak krisis ekologi terjadi di perdesaan, sementara visi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) adalah menjadi pusat pengembangan sumberdaya perdesaan dan kearifan lokal. Idealnya, tenaga pendidik yang bernaung di Fakultas Ilmu Budaya Unsoed dapat berkontribusi dalam memecahkan problem ekologis secara kultural lewat pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Untuk itu, diperlukan pemahaman atas konsep baru dalam dunia kritik sastra, yaitu ekokritisisme. Ekokritisisme bisa menjadi mode analisis terhadap teks kultural (sastra, film, gambar, dll.) sebagai respons atas krisis lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengukur dan mengetahui tingkat literasi tenaga pendidik atas konsep ekokritisisme dengan menggunakan gabungan metode kepustakaan dan pengambilan angket untuk data primer, serta wawancara untuk data sekunder. Secara keseluruhan, semua responden termasuk dalam kategori sedang untuk skor total kompetensi ekoliterasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pengembangan kurikulum dan kompetensi dosen, khususnya di lingkungan FIB Unsoed.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aditya, A., & Oktavilia, E. A. (2020). Tingkat Ekoliterasi Tenaga Pendidik Fakultas Ilmu Budaya UNSOED. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 15(4), 433–446. https://doi.org/10.14710/nusa.15.4.433-446

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free