Estimasi Debit Aliran Menggunakan Data Radar Cuaca (Studi Kasus : DAS Manna, Bengkulu)

  • HANDOYO M
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Radar cuaca memiliki kelebihan dalam megestimasi curah hujan, karena memiliki resolusi spasial yang tinggi (mencapai 0.5 km). Curah hujan estimasi radar cuaca dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, diantaranya untuk pemodelan hidrologi. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan radar cuaca BMKG Bengkulu untuk estimasi debit aliran di DAS Manna pada bulan Desember 2018. Persamaan Z-R ditentukan berdasarkan data reflektifitas radar (Z) dan curah hujan pengamatan (R). Pengolahan data radar cuaca menggunkan perangkat lunak wradlib berbasis bahasa pemrograman python. Model hidrologi HEC-GeoHMS dan HEC-HMS digunakan untuk menghitung debit aliran berdasarkan inputan curah hujan radar cuaca.  Metode Gridded Soil Conservation Service Curve Number (SCS CN) dan ModClark digunakan untuk menentukan metode kehilangan dan waktu tempuh yang dibutuhkan air hingga ke titik outlet. Sedangkan aliran dasar dan routing masing-masing menggunakan metode Recession dan Lag. Hasilnya, diperoleh persamaan antara reflektfitas radar cuaca dan curah hujan pengamatan sebesar   Z=2,65R1,3.  Debit simulasi menghasilkan nilai RMSE seberas 11,99 m3/detik sebelum di kalibrasi, dan RMSE sebesar 4.37 m3/detik setelah di kalibrasi. Selain itu, curah hujan estimasi radar cuaca memiliki pola yang sama dengan fluktuasi debit harian DAS Manna.

Cite

CITATION STYLE

APA

HANDOYO, M. F. (2021). Estimasi Debit Aliran Menggunakan Data Radar Cuaca (Studi Kasus : DAS Manna, Bengkulu). Megasains, 12(2), 17–26. https://doi.org/10.46824/megasains.v12i2.64

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free