Abstract
Kajian ini adalah ikhtiar mengidentifikasi perayaan pembacaan dalam novel Durga Umayi karya Y.B. Mangunwijaya, terbit tahun 1991. Pendekatannya menggunakan ‘cara baca’ dekonstruksi. Fokus kajiannya pada diskursus wayang yang cukup dominan dalam karya yang terbit pada 1991 ini. Tujuannya, menggali hal-ihwal di balik ‘teks’ wayang dalam novel. Ternyata terdapat begitu banyak pembongkaran pada konstruksi wayang yang mapan, dan terbukti dengan adanya banyaknya ‘jejak’ teks yang dibaca kembali dengan perspektif tak tunggal, kontradiksi tokoh, pengaburan fakta-fiksi, serta pembalikan nilai-nilai dan oposisi biner lainnya. Konsepsi pengaburan dan pembalikan oposisi biner dalam novel ini diformulasikan menjadi semacam senyawa eksperimental sehingga terjadi ‘decentering’, peniadaaan pusat (pusat yang menyebar).
Cite
CITATION STYLE
Mashuri, M. (2013). DEKONSTRUKSI WAYANG DALAM NOVEL DURGA UMAYI. Poetika, 1(1). https://doi.org/10.22146/poetika.v1i1.10378
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.